TRIDANS 90 kapsul
Komponen : ekstrak
teh hijau, selenium, ekstrak anggur dan kulit kayu pinus
Dosis yang
dianjurkan: Sebagai makanan tambahan, minumlah satu kapsul Tri-Antioxidant
setelah makan, 2 kali sehari.
Para ilmuwan di FKC
telah mengkombinasikan sejumlah komposisi potensial dan alami yang dikenal
dalam ilmu pengetahuan sebagai suplemen nutrisi tunggal bernama
“Tri-Antioxidant” untuk membentuk salah satu dari bentuk anti-oksidan yang aman
dan alami yang tersedia sekarang ini.
Suplemen alami ini menyediakan sejumlah antioksidan yang bekerja secara
sinergis, melebihi antioksidan standar seperti vitamin C dan E. Tri-Antioxidant
menirukan cara alami untuk menggabungkan berbagai antioksidan dalam satu sumber
makanan. Pola sinergis ini dapat ditemukan secara alami di dalam tumbuhan, yang
merupakan kunci kesuksesan Tri-antioxidant.
Satu molekul antioksidant tidak dapat dibandingkan keefektifannya dengan
sekumpulan sejumlah antioksidant yang ditemukan dalam Tri-Antioxidant.
Komposisi
Tri-Antioxidant sangat unik di antara produk kesehatan antioksidan yang
tersedia di pasar. Selenium, ekstrak green tea, ekstrak biji anggur dan pinus
merupakan bahan racikan utama dari Tri-Antioxidant. Bahan-bahan ini membantu
memperlambat kerusakan akibat oksidasi (penuaan) di dalam sel tubuh Anda.
Ringkasan :
1.
Meningkatkan pencegahan dan jalan keluar bagi atherosclerosis dalam
pembuluh darah untuk mendapatkan aliran darah yang sehat.
2.
Menyediakan komponen anti-kanker.
3.
Meningkatkan anti-oksidasi dalam saluran sistem pencernaan dan di dalam
seluruh jaringan tubuh untuk memperlambat penuaan.
4.
Meningkatkan antioksidasi dalam permukaan sel di mana kerusakan paling
banyak terjadi.
5.
Mengaktifkan mekanisme antioksidasi alami di dalam sel.
6.
Menyediakan efek sinergis (kombinasi) dan beragam melalui berbagai jenis
antioksidan.
7.
Menyediakan mineral yang penting dan berguna, yakni Selenium yang juga
merupakan antioksidan potensial.
Mengapa Kita Menjadi
Tua:
Mengapa kita menjadi
tua, pertanyaan ini telah menjadi teka-teki bagi umat manusia sepanjang
sejarah. Pencarian jawaban terhadap pertanyaan mengenai proses penuaan ini tak
hanya dilakukan karena penuaan merenggut kebeliaan. Dengan proses penuaan,
tentu saja, diiringi dengan kemungkinan mengidap berbagai penyakit yang merusak
kesehatan. Hanya ilmu pengetahuan modern sajalah yang dapat menjelaskan
penuaan. Ilmu pengetahuan telah memiliki data yang semakin menjelaskan tentang
penyebab penuaan dan telah mempersempit penyebab utama penuaan: kerusakan
karena oksidasi. Kerusakan yang dialami oleh molekul, sel, jaringan dan organ.
Beberapa faktor lainnya seperti kondisi genetik yang mempercepat proses
penuaan, namun penyebab utamanya tetap saja kerusakan sel dan jaringan.
Secara umum, seluruh
tubuh manusia dengan seluruh jaringannya mengalami penuaan pada waktu yang
sama. Hal ini adalah cerminan status oksidasi di dalam sel dan jaringan di
seluruh bagian tubuh. Semakin banyak oksidasi yang terjadi, akan semakin
mempercepat penuaan. Menunda penuaan utamanya merupakan hasil dari menunda otak
dan meminimalkan oksidasi yang berlebihan. Sedikit oksidasi sifatnya sehat dan
terjadi secara alami. Oksidasi yang berlebihan tidaklah alami dan tidak sehat,
serta merupakan ‘undangan’ awal bagi penuaan dan penyakit. Namun apakah yang
mengakibatkan kondisi oksidasi berlebihan? Secara utama adalah pola makan yang tidak sehat, stress,
dan zat kimia beracun di lingkungan sekitar. Tak ada seorang pun yang kebal
terhadap pemicu oksidasi berlebihan ini.
Produk Oksidasi
Alami:
Tubuh kita terbuat
dari sejumlah besar sel hidup dengan pabrik molekular untuk menggunakan oksigen
yang kita hidup untuk menghasilkan energi. Energi selular yang dihasilkan
menyediakan bahan bakar untuk sebagian besar proses biological. Kehidupan ini
tak mungkin terjadi tanpa energi. Namun demikian, selama kita mengonsumsi
oksigen, terbentuklah produk sampingan alami yang dapat membahayakan jika
produksinya berlebihan atau terdapat di lokasi yang tidak diinginkan. Produk
sampingan itu adalah radikal oksigen bebas, seperti super-oksida. Radikal
oksigen bebas adalah oksigen yang mengandung molekul yang kehilangan salah satu
elektronnya. Kehilangan elektron ini membuat molekul menjadi tidak stabil dan
mengubahnya menjadi struktur radikal bebas.
Kerusakan akibat
Oksidasi:
Radikal oksigen
bebas sangat aktif terhadap molekul mana pun yang dapat memberikan elektron
ekstra. Radikal bebas umumnya mencuri elektron dari molekul biologis. Biasanya
molekul biologis yang menjadi korban adalah DNA (Molekul Hereditas), protein
(polipeptida asam amino), karbohidrat (gula), atau lipida (lemak). Hal ini
mengakibatkan kerusakan oksidatif terhadap molekul-molekul ini yang sudah pasti
dapat merusak sel dan jaringan.
Produk Oksidasi
Lingkungan:
Radikal bebas tak
hanya datang dari pembakaran dalam sel, namun juga dari faktor racun di
lingkungan. Faktor racun yang
menghasilkan atau mengandung radikal bebas, di antaranya termasuk asap,
ultra-violet, konsumsi alkohol yang berlebihan, obat, polusi, zat kimia dan zat
kimia di lingkungan lainnya yang terpapar pada tubuh kita setiap hari sepanjang
hidup kita. Banyak dari kita yang menjalani kehidupan modern, dibombardir
dengan racun ini setiap harinya. Pemaparan ini begitu berlebihan melebihi batas
pertahanan alami tubuh kita sehingga mengakibatkan penuaan dan penyakit.
Kerusakan Akibat Oksidasi Mengakibatkan
Penyakit:
Radikal oksigen
bebas dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan seperti penyakit jantung,
tumor dan kanker selain gejala degenerasi karena penuaan. Radikal bebas dapat
merusak DNA, molekul hereditas kita, dengan memutasikannya menjadi bentuk kimia
lain. Mutasi DNA adalah penyebab dasar dari tumor dan kanker. Oksidasi dalam
pembuluh darah dapat mengakibatkan penyakit atherosclerosis disease yang
memblokir pembuluh arteri dan mengakibatkan penyakit jantung. Ancaman serius
lainnya dapat dipicu oleh radikal oksigen bebas. “Serangan” racun radikal bebas
secara konstan akan merusak organ dan jaringan lebih cepat dari proses
kerusakan yang alami. Secara umum, radikal bebas berpotensi untuk secara tak
terduga merusak dan mengakibatkan penyakit di berbagai bagian tubuh..
Polusi Kerusakan
Oksidasi:
Bagaimana tubuh
dapat menghindari atau meminimalkan efek kerusakan akibat radikal oksigen
bebas? Tubuh memiliki enzim dan molekul alami yang dapat menekan oksidan. Enzim
dan molekul ini secara umum dikenal sebagai anti-oksidan. Anti-oksidan
menghilangkan radikal oksigen bebas dengan cara mendonasikan elektron pada
radikal bebas yang kelaparan sehingga menetralkannya dan membuatnya menjadi tak
berbahaya. Kebanyakan vitamin yang kita kenal adalah anti-oksidant. Vitamin
antioksidan yang terdapat di dalam makanan termasuk vitamin A atau
beta-carotene, vitamin C, dan vitamin E. Vitamin ini dapat mendonasikan
elektron ekstra yang tersedia untuk radikal oksigen bebas. Anti-oksidan
melindungi molekul selular dari kerusakan oksidasi dengan mengorbankan diri
mereka secara sementara atau permanen. Sel, namun demikian, memiliki mekanisme
alamiah untuk menggenerasikan antioksidan ini sehingga dapat berfungsi lagi.
Fungsi penting vitamin sebagai antioksidan membuatnya menjadi terkenal dalam
bisnis makanan dan membuat para produsen makanan menambahkannya ke dalam banyak
makanan dan produk konsumtif. Antioksidasi merupakan fungsi primer dari banyak
mikro-nutrien.
Hasil penemuan
ilmiah baru-baru ini telah menemukan antioksidan alami yang lebih potensial
daripada antioksidan vitamin yang klasik. Beberapa anti-oksidan yang baru
ditemukan ini dapat 20-50 kali lebih efektif dibandingkan vitamin standar.
Kebanyakan antioksidan alami ini ditemukan dalam tumbuhan dan dikenal sebagai
phytochemicals seperti komposisi polyphenol yang ditemukan dalam green tea,
kulit dan biji anggur, atau pinus. Mineral juga dapat berfungsi sebagai antioksidan
kuat seperti mineral alami Selenium yang terbukti merupakan salah satu
antioksidan yang paling efektif dan potensial.
Filosofi FKC dalam
suplemen makanan sangat berhati-hati dan realistis. Mengonsumsi suplemen
kesehatan apa pun tidak dianjurkan. Setiap vitamin dan mineral dapat berpotensi
menjadi racun pada dosis tinggi tertentu. Mengonsumsi zat nutrisi apa pun
secara terpisah tidaklah efektif. Zat nutrisi diketahui akan lebih efektif bila
dikombinasikan dengan zat nutrisi yang saling melengkapi. Produk
Tri-Antioxidant FKC merupakan implementasi dari filosofi ganda, menyediakan
dosis yang berhati-hati, namun efektif dari zat antioksidan. Tidak setiap orang
mendapatkan manfaat dari antioksidan tunggal karena berbagai faktor unik dari
setiap manusia. Namun demikian pencampuran berbagai antioksidan, seperti yang
terdapat dalam Tri-Antioxidant, jauh lebih efektif dibandingkan antioksidan
tunggal. Penelitian ilmiah terhadap nutrisi mendukung dan merekomendasikan
filosofi serupa yang dipraktekkan oleh FKC.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar